Sabtu, 12 Desember 2015

Mimpi

Terlalu dingin,
Malam tiba membawa angin yang perlahan mendekap
Menjarah tiap tawa yang kadang resah dikala rindu
Merenggut rasa yang perlahan pergi setelah menyapa
Tanpa kau tahu,butiran embun ketika pilu ikut terjatuh..



Terlalu gelap,
Sudahkah engkau terlelap dalam canda di lain pelukan?!
Kembalilah bermimpi, walau tak habis dimakan fajar
Teruslah bermimpi, mengejar harapan walau tak nyata di hari siang



Kau lupa?!
Bukankah aku adalah isi dari mimpi terbesarmu?!
Bukankah kita pernah saling mengisi mimpi?!
Bukankah kau yg mengajakku untuk bermimpi?! 
Hingga pada akhirnya,



Kau lupa!!
Kau lupa hanya karena enggan menunggu
Kau lupa hanya karena enggan berjuang
Kau lupa hanya karena dia



Daun telingaku bahkan selalu masih berdengung
Mimpi yang dulu kau tawarkan takkan mudah rapuh
Seketika lelap tak mendapat nyenyak hati berseru
Bahagia dengannya akan kau tuju
Hingga kemudian,


Malam,
Menjadi satu-satunya alasan mengapa aku tak ingin lagi bermimpi....

2 komentar:

  1. Baguss ni kata-katanya : mimpi yang dulu kau tawarkan takan mudah rapuh :')

    BalasHapus